UNAND dan HUAF Berbagi Pengalaman Pengendalian Hayati Hama

Padang, 22 Oktober 2026 — Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas kembali menyelenggarakan Guest Lecture on Plant Protection (GLPP) 2026 Session 2 pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring mulai pukul 13.30 WIB ini ditujukan bagi dosen dan mahasiswa Universitas Andalas (UNAND), Indonesia, serta Hue University of Agriculture and Forestry (HUAF), Vietnam. Penyelenggaraan GLPP Session 2 menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara sivitas akademika UNAND dan HUAF dalam bidang proteksi tanaman.
Drag
Mengangkat pembahasan pengendalian hayati hama, kuliah tamu ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. My Syahrawati, S.P., M.Si. dari Universitas Andalas dan Assoc. Prof. Dr. Tran Thi Hoang Dong dari HUAF. Kegiatan dipandu oleh Lailatun Najmi, S.P., M.P., dosen muda Departemen Proteksi Tanaman, Universitas Andalas.
Drag
Dalam pemaparan berjudul:“Biocontrol Insect Pests: Approaches and Case Studies in Vietnam”. , Assoc. Prof. Dr. Tran Thi Hoang Dong membahas kedudukan pengendalian hayati dalam pengendalian hama terpadu serta pengalaman penelitian dan penerapannya pada sejumlah komoditas pertanian di Vietnam.
Drag
Studi kasus yang disampaikan meliputi pengendalian kumbang hama kelapa Brontispa longissima, ulat kepala hitam kelapa Opisina arenosella, kutu putih singkong Phenacoccus manihoti, dan lalat pengorok daun bawang Liriomyza chinensis. Pembahasan mencakup pemanfaatan parasitoid, pengembangan teknik perbanyakan musuh alami menggunakan inang alternatif, serta pelepasan dan evaluasinya di lapangan.
Drag
Selanjutnya Dr. My Syahrawati menyampaikan presentasi berjudul: “Making Biocontrol Work: From Theory to Practice”, beliau membahas pemanfaatan predator sebagai agens pengendalian hayati, mulai dari sejarah penerapannya hingga pengembangan strategi pengendalian di lapangan. Materi menekankan pentingnya eksplorasi dan pemilihan predator, pengujian kemampuan memangsa dan kelangsungan hidup, serta penerapan pendekatan konservasi dan augmentasi.
Drag
Melalui hasil penelitian pada ekosistem persawahan di Sumatera Barat, Dr. My Syahrawati memperkenalkan potensi kumbang predator Verania lineata dan laba-laba Pardosa pseudoannulata dalam menekan wereng batang cokelat, Nilaparvata lugens. Pembahasan juga mencakup interaksi antarpredator serta peran tanaman berbunga sebagai sumber pakan tambahan dan tempat berlindung bagi musuh alami. Materi ini memberikan gambaran mengenai pentingnya memahami biologi dan ekologi predator agar potensinya dapat diterapkan dalam pengelolaan hama.
Drag
Kedua materi memperlihatkan bahwa keberhasilan pengendalian hayati memerlukan pemahaman yang baik mengenai hama sasaran, agens hayati, dan kondisi agroekosistem. Teknik perbanyakan, ketepatan pelepasan, ketersediaan sumber daya bagi musuh alami, serta kesesuaian dengan praktik budidaya menjadi aspek penting dalam mendukung efektivitas pengendalian.
Drag
Mari kita tunggu GLPP Session 3, 21 November 2026
Drag
Let's Protect Plant Together!


