
Profil Progam Magister Proteksi Tanaman
Program Studi Magister Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas diselenggarakan untuk mengembangkan dan memperdalam keilmuan di bidang proteksi tanaman melalui pendekatan akademik dan penelitian yang terintegrasi. Program ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan berpikir kritis, analitis, serta kompetensi riset dalam mengkaji dan menyelesaikan permasalahan organisme pengganggu tanaman (OPT) secara ilmiah dan berkelanjutan.
Kurikulum Program Magister Proteksi Tanaman menitikberatkan pada penguasaan konsep lanjutan dalam bidang bioekologi serangga, fitopatologi, mikrobiologi tanaman, pengendalian hayati, serta strategi pengelolaan OPT terpadu. Proses pembelajaran didukung oleh kegiatan penelitian mandiri, diskusi ilmiah, publikasi hasil riset, serta keterlibatan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi proteksi tanaman.
Program ini juga berorientasi pada penerapan hasil penelitian untuk mendukung pertanian berkelanjutan, ketahanan pangan, dan pengurangan ketergantungan terhadap bahan kimia sintetis. Dengan dukungan dosen yang berpengalaman di bidang penelitian serta fasilitas laboratorium yang memadai, lulusan Program Magister Proteksi Tanaman Universitas Andalas diharapkan mampu berperan sebagai akademisi/pendidik, konsultan, birokrat, maupun wirausahawab yang berkontribusi dalam pengembangan sistem pertanian yang ramah lingkungan dan berdaya saing.
“Menjadi program studi magister terkemuka dan bermartabat di Tingkat ASEAN dalam inovasi proteksi tanaman tropis yang ramah lingkungan pada Tahun 2028”

CPL

Menunjukkan karakter religius, yang tercermin dalam integritas akademik, profesionalisme, kepemimpinan kolaboratif, kepatuhan terhadap etika dan regulasi penelitian, serta tanggung jawab terhadap dampak lingkungan dalam pengembangan teknologi proteksi tanaman
Menguasai konsep teoritis lanjutan tentang bioekologi organisme pengganggu tanaman (OPT), interaksi dengan tanaman inang, serta dinamika ekosistem pertanian.
Menguasai berbagai teknik pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), baik konvensional maupun modern, beserta prinsip ilmiah, standar pelaksanaan, tingkat efektivitas, dan dampak lingkungannya.
Mampu mengidentifikasi dan mendiagnosis keberadaan OPT dan musuh alami serta menafsirkan peran ekologisnya secara ilmiah
Mampu merumuskan permasalahan serta merancang dan mengembangkan strategi pengelolaan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang inovatif dan ramah lingkungan melalui pendekatan ilmiah
Mampu merencanakan, mengelola, dan mengevaluasi proyek penelitian penerapan teknologi proteksi tanaman di laboratorium maupun lapangan, serta menghasilkan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah
Mampu bekerja sama dan berkomunikasi secara efektif dalam tim kolaboratif, yang beranggotakan monodisiplin, multidisiplin, atau multinasional.
Mampu mendiseminasikan hasil penelitian secara lisan ataupun tulisan dalam forum nasional ataupun internasional, dan mempublikasikannya
Mata kuliah membahas tentang dasar-dasar penelitian ilmiah, bagaimana cara-cara menemukan dan merumuskan masalah untuk menyusun suatu rencana, melaksanakan, analisis data dan menulis laporan hasil penelitian
Mata kuliah Bioteknologi Perlindungan Tanaman merupakan mata Kuliah lanjutan yang menggabungkan prinsip-prinsip bioteknologi dengan aspek-aspek perlindungan tanaman. Mata Kuliah ini memfokuskan pada penggunaan teknik-teknik bioteknologi modern untuk melindungi tanaman dari serangan hama, penyakit, dan faktor lingkungan yang merugikan
Mata kuliah entomologi pertanian adalah mata kuliah yang membahas tentang serangga yang menjadi hama tanaman, kerusakan dan kerugian yang ditimbulkannya, memprediksi terjadinya serangan hama serta cara-cara pengendalian yang dapat dilakukan terhadap masing-masing hama tersebut.
Mata kuliah membahas morfologi luar serangga yang mencakup evolusi umum tubuh serangga dan bagian-bagiannya. Pembahasan mencakup evolusi kepala dan toraks serta embelannya, alat reproduksi, sayap, abdomen dan embelannya. Membahas kaitan antara struktur dan fungsi; berbagai aktivitas pada tingkat organisme, organ, dan sel; homeostasis, hubungan dan koordinasi sistem dalam tubuh serangga dan lingkungan; sistem pernafasan, sistem pencernaan, sistem eksresi, sistem peredaran darah, sistem syaraf dan indera, sistem otot, serta sistem endokrin
Mata kuliah ini adalah mata kuliah yang menyajikan prinsip, konsep dan dasar-dasar klasifikasi dan identifikasi serangga. Untuk memperkuat pemahaman mahasiswa, diawal perkuliahan diberikan materi tentang arti penting serangga, sejarah serangga dan evolusi yang terjadi, teori sistematika, filogenetik dan klasifikasi serangga, pengenalan 27 ordo serangga dan beberapa famili penting di tiap ordo, update informasi taksonomi terbaru, serta peran masing-masing nya di alam.
Mata kuliah Akarologi mempelajari dasar-dasar pengetahuan tentang akari atau tungau yaitu:morfologi, anatomi dan fisiologi integumen dan pergantian kutikula, segmentasi, muskulatur dan kaki, sistim sirkulasi, syaraf dan indera, respirasi, mulut dan saluran pencernaan, ekskresi dan osmoregulasi serta sistim reproduksi Akari. Selain dasar-dasar pengetahuan tersebut, mata kuliah ini juga mempelajari klasifikasi. Dalam mata kuliah ini Di dalam setiap fase pembelajaran mahasiswa akan terlibat aktif dalam kerja individu dan kelompok, menyampaikan pendapat serta melakukan analisi jurnal terkait. Penilaian akan dilakukan meliputi test, non-test, tugas individu dan kelompok.
Mata kuliah bertujuan untuk mempelajari serangga pemakan atau entomophagous insect. Matakuliah ini juga membahas tentang taxonomi dan perilaku (behavior) dari masing masing ordo serangga yang bersifat entomofag.
Mata kuliah bertujuan untuk (1) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasannya mengenai kemajuan ilmu dalam metode mengidentifikasi patogen penyebab penyakit pada tumbuhan, (2) meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan penelitian tentang penyakit tumbuhan. Di dalam mata kuliah ini akan dibahas tentang, Bahan perkuliahan meliputi metode identifikasi patogen (jamur, bakteri, virus dan nematoda) secara morfologi, anatomi, hispatologi, serologi dan molekular. Di dalam setiap fase pembelajaran mahasiswa akan terlibat aktif dalam kerja individu dan kelompok, menyampaikan pendapat serta melakukan peer review. Penilaian akan dilakukan meliputi test, non-test, tugas individu dan kelompok.
Mata kuliah bertujuan untuk (1) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasannya mengenai perkembangan ilmu tentang bakteri patogen tumbuhan. (2) meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan penelitian tentang bakteri patogen tumbuhan. Bahan perkuliahan meliputi Sejarah dan perkembangan ilmu bakteri patogen tumbuhan, sifat khas bakteri patogen tanaman, mekanisme timbulnya gejala penyakit, hubungan patogen dan inang, ekobiologi beberapa jenis bakteri penyebab penyakit utama tumbuhan, pengendalian penyakit disebabkan bakteri. Di dalam setiap fase pembelajaran mahasiswa akan terlibat aktif dalam kerja individu dan kelompok, menyampaikan pendapat serta melakukan peer review. Penilaian akan dilakukan meliputi test, non-test, tugas individu dan kelompok.
Mata kuliah ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasannya mengenai jamur patogenik tanaman. Bahan perkuliahan meliputi kelompok jamur yang bersifat patogen pada tanaman, karakteristik masing-masing jamur yang bersifat patogen pada tanaman, klasifikasi masing-masing jamur yang patogen pada tanaman, Reproduksi jamur yang bersifat patogen pada tanaman, Daur penyakit dari masing jamur yang bersifat patogen pada tanaman, proses infeksi masing-masing jamur patogen pada tanaman, gejala penyakit yang ditimbulkan oleh masing-masing jamur patogen tanaman, pengendalian penyakit yang disebabkan oleh masing-masing jamur patogen tanaman.
-
Mata kuliah membahas morfologi luar serangga yang mencakup evolusi umum tubuh serangga dan bagian-bagiannya. Pembahasan mencakup evolusi kepala dan toraks serta embelannya, alat reproduksi, sayap, abdomen dan embelannya. Membahas kaitan antara struktur dan fungsi; berbagai aktivitas pada tingkat organisme, organ, dan sel; homeostasis, hubungan dan koordinasi sistem dalam tubuh serangga dan lingkungan; sistem pernafasan, sistem pencernaan, sistem eksresi, sistem peredaran darah, sistem syaraf dan indera, sistem otot, serta sistem endokrin
Mata kuliah membahas tentang dasar-dasar penelitian ilmiah, bagaimana cara-cara menemukan dan merumuskan masalah untuk menyusun suatu rencana, melaksanakan, analisis data dan menulis laporan hasil penelitian
Mata kuliah Bioteknologi Perlindungan Tanaman merupakan mata Kuliah lanjutan yang menggabungkan prinsip-prinsip bioteknologi dengan aspek-aspek perlindungan tanaman. Mata Kuliah ini memfokuskan pada penggunaan teknik-teknik bioteknologi modern untuk melindungi tanaman dari serangan hama, penyakit, dan faktor lingkungan yang merugikan
Mata kuliah topik khusus adalah kegiatan mandiri yang dilakukan oleh mahasiswa untuk dapat lebih menguasai keilmuan bidang studinya serta pendalaman terhadap permasalahan penelitian. Output akhir dari mata kuliah topik khusus ini adalah suatu laporan tertulis berupa karya ilmiah dan proposal penelitian tesis yang dipresentasikan dalam kolokium.
-
Mata kuliah entomologi pertanian adalah mata kuliah yang membahas tentang serangga yang menjadi hama tanaman, kerusakan dan kerugian yang ditimbulkannya, memprediksi terjadinya serangan hama serta cara-cara pengendalian yang dapat dilakukan terhadap masing-masing hama tersebut.
Mata kuliah membahas morfologi luar serangga yang mencakup evolusi umum tubuh serangga dan bagian-bagiannya. Pembahasan mencakup evolusi kepala dan toraks serta embelannya, alat reproduksi, sayap, abdomen dan embelannya. Membahas kaitan antara struktur dan fungsi; berbagai aktivitas pada tingkat organisme, organ, dan sel; homeostasis, hubungan dan koordinasi sistem dalam tubuh serangga dan lingkungan; sistem pernafasan, sistem pencernaan, sistem eksresi, sistem peredaran darah, sistem syaraf dan indera, sistem otot, serta sistem endokrin
Mata kuliah ini adalah mata kuliah yang menyajikan prinsip, konsep dan dasar-dasar klasifikasi dan identifikasi serangga. Untuk memperkuat pemahaman mahasiswa, diawal perkuliahan diberikan materi tentang arti penting serangga, sejarah serangga dan evolusi yang terjadi, teori sistematika, filogenetik dan klasifikasi serangga, pengenalan 27 ordo serangga dan beberapa famili penting di tiap ordo, update informasi taksonomi terbaru, serta peran masing-masing nya di alam.
Mata kuliah Akarologi mempelajari dasar-dasar pengetahuan tentang akari atau tungau yaitu:morfologi, anatomi dan fisiologi integumen dan pergantian kutikula, segmentasi, muskulatur dan kaki, sistim sirkulasi, syaraf dan indera, respirasi, mulut dan saluran pencernaan, ekskresi dan osmoregulasi serta sistim reproduksi Akari. Selain dasar-dasar pengetahuan tersebut, mata kuliah ini juga mempelajari klasifikasi. Dalam mata kuliah ini Di dalam setiap fase pembelajaran mahasiswa akan terlibat aktif dalam kerja individu dan kelompok, menyampaikan pendapat serta melakukan analisi jurnal terkait. Penilaian akan dilakukan meliputi test, non-test, tugas individu dan kelompok.
Mata kuliah bertujuan untuk mempelajari serangga pemakan atau entomophagous insect. Matakuliah ini juga membahas tentang taxonomi dan perilaku (behavior) dari masing masing ordo serangga yang bersifat entomofag.
Mata kuliah bertujuan untuk (1) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasannya mengenai kemajuan ilmu dalam metode mengidentifikasi patogen penyebab penyakit pada tumbuhan, (2) meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan penelitian tentang penyakit tumbuhan. Di dalam mata kuliah ini akan dibahas tentang, Bahan perkuliahan meliputi metode identifikasi patogen (jamur, bakteri, virus dan nematoda) secara morfologi, anatomi, hispatologi, serologi dan molekular. Di dalam setiap fase pembelajaran mahasiswa akan terlibat aktif dalam kerja individu dan kelompok, menyampaikan pendapat serta melakukan peer review. Penilaian akan dilakukan meliputi test, non-test, tugas individu dan kelompok.
Mata kuliah bertujuan untuk (1) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasannya mengenai perkembangan ilmu tentang bakteri patogen tumbuhan. (2) meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan penelitian tentang bakteri patogen tumbuhan. Bahan perkuliahan meliputi Sejarah dan perkembangan ilmu bakteri patogen tumbuhan, sifat khas bakteri patogen tanaman, mekanisme timbulnya gejala penyakit, hubungan patogen dan inang, ekobiologi beberapa jenis bakteri penyebab penyakit utama tumbuhan, pengendalian penyakit disebabkan bakteri. Di dalam setiap fase pembelajaran mahasiswa akan terlibat aktif dalam kerja individu dan kelompok, menyampaikan pendapat serta melakukan peer review. Penilaian akan dilakukan meliputi test, non-test, tugas individu dan kelompok.
Mata kuliah ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasannya mengenai jamur patogenik tanaman. Bahan perkuliahan meliputi kelompok jamur yang bersifat patogen pada tanaman, karakteristik masing-masing jamur yang bersifat patogen pada tanaman, klasifikasi masing-masing jamur yang patogen pada tanaman, Reproduksi jamur yang bersifat patogen pada tanaman, Daur penyakit dari masing jamur yang bersifat patogen pada tanaman, proses infeksi masing-masing jamur patogen pada tanaman, gejala penyakit yang ditimbulkan oleh masing-masing jamur patogen tanaman, pengendalian penyakit yang disebabkan oleh masing-masing jamur patogen tanaman.
-
Mata kuliah membahas morfologi luar serangga yang mencakup evolusi umum tubuh serangga dan bagian-bagiannya. Pembahasan mencakup evolusi kepala dan toraks serta embelannya, alat reproduksi, sayap, abdomen dan embelannya. Membahas kaitan antara struktur dan fungsi; berbagai aktivitas pada tingkat organisme, organ, dan sel; homeostasis, hubungan dan koordinasi sistem dalam tubuh serangga dan lingkungan; sistem pernafasan, sistem pencernaan, sistem eksresi, sistem peredaran darah, sistem syaraf dan indera, sistem otot, serta sistem endokrin
-
Mata kuliah topik khusus adalah kegiatan mandiri yang dilakukan oleh mahasiswa untuk dapat lebih menguasai keilmuan bidang studinya serta pendalaman terhadap permasalahan penelitian. Output akhir dari mata kuliah topik khusus ini adalah suatu laporan tertulis berupa karya ilmiah dan proposal penelitian tesis yang dipresentasikan dalam kolokium.
-
PRO 8222
-
Mata Kuliah ini menjelaskan tentang konsep dasar dan pemahaman materi Pengelolaan Gulma. Secara umum materi kuliah meliputi Pendahuluan, konsep-konsep Ilmu Gulma, Biologi Gulma, Ekologi Gulma, Fisiologi Gulma, Gulma-gulma penting di Lahan pertanian, Tumbuhan invasif dan pengelolaannya, Dasar-dasar pengendalian Gulma, Herbisida.
Mata kuliah membahas tentang konsep dan arti penting penyakit pada serangga, karakteristik penyebab penyakit serangga, mekanisme infeksi patogen serangga, interaksi patogen dan serangga inang, epizootic dan aplikasi dan pemanfaatan patogen serangga dalam bidang perlindungan tanaman.
Matakuliah ekologi serangga adalah matakuliah yang bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang ekologi serangga, yang berfokus pada populasi, komunitas, dan ekosistem serangga. Mata kuliah ini memberikan landasan teoritis dan praktis yang diperlukan untuk memahami peran kunci serangga dalam ekosistem dan bagaimana faktor-faktor ekologi memengaruhi serangga serta sebaliknya. Matakuliah ini juga akan memberikan mahasiswa kemampuan untuk mengaplikasikan pengetahuan ini dalam riset dan praktik pelestarian lingkungan. Hal ini akan membantu mahasiswa memahami peran penting serangga dalam ekosistem dan lingkungan yang lebih luas.
Mata kuliah fisiologi penyakit tumbuhan merupakan matakuliah bersifat Pjbl dimana Mata kuliah bertujuan untuk (1) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasannya mengenai perkembangan bidang fisiologi penyakit tumbuhan. (2) meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan penelitian tentang fisiologi penyakit tumbuhan. Bahan perkuliahan meliputi perkembangan bidang fisiologi penyakit tumbuhan, proses infeksi patogen tumbuhan, perubahan fisiologis dan kimia pada tanaman yang sakit, karakter morfologis dan biokimia ketahanan tanaman inang. Di dalam setiap fase pembelajaran mahasiswa akan terlibat aktif dalam kerja individu dan kelompok, menyampaikan pendapat serta melakukan peer review. Penilaian akan dilakukan meliputi test, non-test, tugas individu dan kelompok.
Mata kuliah bertujuan untuk (1) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasannya mengenai kemajuan ilmu dalam interaksi mikroba dan tanaman, teori koeksistensi dan ko-evolusi, keberadaan mikroba pada tanaman, assosiasi mikroba dengan tumbuhan: menguntungkan dan mekanismenya; merugikan dan mekanisme infeksi mikroba patogenik; mekanisme ketahanan tanaman terhadap patogen dan cekaman dan permasalahan penting yang terkait dalam bidang pertanian, (2) meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan penelitian tentang interaksi mikroba dan tanaman. Di dalam mata kuliah ini akan dibahas tentang assosiasi mikroba dengan tumbuhan: menguntungkan dan mekanismenya; merugikan dan mekanisme infeksi mikroba patogenik; mekanisme ketahanan tanaman terhadap patogen dan cekaman; dan permasalahan penting yang terkait dalam bidang pertanian. Di dalam setiap fase pembelajaran mahasiswa akan terlibat aktif dalam kerja individu dan kelompok, menyampaikan pendapat serta melakukan peer review. Penilaian akan dilakukan meliputi test, non-test, tugas individu dan kelompok.
Mata kuliah bertujuan untuk (1) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasannya mengenai kemajuan ilmu dalam pengetahuan tentang ekologi patogen tular tanah, (2) meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan penelitian di bidang patogen tular tanah. Bahan perkuliahan meliputi karakteristik mikroorganime tanah, sifat rhizosfer tanah, dan akar tanaman, karakterisasi tanah dan faktor abiotik serta interaksinya. Peranan tumbuhan bukan inang, pengaruh penambahan bahan organik terhadap perkembangan patogen tular tanah serta pengendalian hayati patogen tular tanah dan resistensi inang. Di dalam setiap fase pembelajaran mahasiswa akan terlibat aktif dalam kerja individu dan kelompok, menyampaikan pendapat serta melakukan peer review. Penilaian akan dilakukan meliputi test, non-test, tugas individu dan kelompok.
-
-
-
-
Mata Kuliah ini menjelaskan tentang konsep dasar dan pemahaman materi Pengelolaan Gulma. Secara umum materi kuliah meliputi Pendahuluan, konsep-konsep Ilmu Gulma, Biologi Gulma, Ekologi Gulma, Fisiologi Gulma, Gulma-gulma penting di Lahan pertanian, Tumbuhan invasif dan pengelolaannya, Dasar-dasar pengendalian Gulma, Herbisida.
Mata kuliah membahas tentang konsep dan arti penting penyakit pada serangga, karakteristik penyebab penyakit serangga, mekanisme infeksi patogen serangga, interaksi patogen dan serangga inang, epizootic dan aplikasi dan pemanfaatan patogen serangga dalam bidang perlindungan tanaman.
Matakuliah ekologi serangga adalah matakuliah yang bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang ekologi serangga, yang berfokus pada populasi, komunitas, dan ekosistem serangga. Mata kuliah ini memberikan landasan teoritis dan praktis yang diperlukan untuk memahami peran kunci serangga dalam ekosistem dan bagaimana faktor-faktor ekologi memengaruhi serangga serta sebaliknya. Matakuliah ini juga akan memberikan mahasiswa kemampuan untuk mengaplikasikan pengetahuan ini dalam riset dan praktik pelestarian lingkungan. Hal ini akan membantu mahasiswa memahami peran penting serangga dalam ekosistem dan lingkungan yang lebih luas.
Mata kuliah fisiologi penyakit tumbuhan merupakan matakuliah bersifat Pjbl dimana Mata kuliah bertujuan untuk (1) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasannya mengenai perkembangan bidang fisiologi penyakit tumbuhan. (2) meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan penelitian tentang fisiologi penyakit tumbuhan. Bahan perkuliahan meliputi perkembangan bidang fisiologi penyakit tumbuhan, proses infeksi patogen tumbuhan, perubahan fisiologis dan kimia pada tanaman yang sakit, karakter morfologis dan biokimia ketahanan tanaman inang. Di dalam setiap fase pembelajaran mahasiswa akan terlibat aktif dalam kerja individu dan kelompok, menyampaikan pendapat serta melakukan peer review. Penilaian akan dilakukan meliputi test, non-test, tugas individu dan kelompok.
Mata kuliah bertujuan untuk (1) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasannya mengenai kemajuan ilmu dalam interaksi mikroba dan tanaman, teori koeksistensi dan ko-evolusi, keberadaan mikroba pada tanaman, assosiasi mikroba dengan tumbuhan: menguntungkan dan mekanismenya; merugikan dan mekanisme infeksi mikroba patogenik; mekanisme ketahanan tanaman terhadap patogen dan cekaman dan permasalahan penting yang terkait dalam bidang pertanian, (2) meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan penelitian tentang interaksi mikroba dan tanaman. Di dalam mata kuliah ini akan dibahas tentang assosiasi mikroba dengan tumbuhan: menguntungkan dan mekanismenya; merugikan dan mekanisme infeksi mikroba patogenik; mekanisme ketahanan tanaman terhadap patogen dan cekaman; dan permasalahan penting yang terkait dalam bidang pertanian. Di dalam setiap fase pembelajaran mahasiswa akan terlibat aktif dalam kerja individu dan kelompok, menyampaikan pendapat serta melakukan peer review. Penilaian akan dilakukan meliputi test, non-test, tugas individu dan kelompok.
Mata kuliah bertujuan untuk (1) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasannya mengenai kemajuan ilmu dalam pengetahuan tentang ekologi patogen tular tanah, (2) meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan penelitian di bidang patogen tular tanah. Bahan perkuliahan meliputi karakteristik mikroorganime tanah, sifat rhizosfer tanah, dan akar tanaman, karakterisasi tanah dan faktor abiotik serta interaksinya. Peranan tumbuhan bukan inang, pengaruh penambahan bahan organik terhadap perkembangan patogen tular tanah serta pengendalian hayati patogen tular tanah dan resistensi inang. Di dalam setiap fase pembelajaran mahasiswa akan terlibat aktif dalam kerja individu dan kelompok, menyampaikan pendapat serta melakukan peer review. Penilaian akan dilakukan meliputi test, non-test, tugas individu dan kelompok.
-
-
-
-
-
-
-
Mata kuliah Hubungan Tanaman dengan Serangga mempelajari dasar-dasar pengetahuan tentang interaksi tanaman yang bertahan untuk tidak dikonsumsi serangga dengan serangga yang berusaha untuk bisa mengoptimalkan penggunaan tanaman sebagai sumber makanannya. Pengetahuan tersebut akan berguna dalam bidang pertanian, khususnya proteksi tanaman agar bisa mengendalikan serangan serangga hama. Berkaitan dengan proteksi tanaman, maka yang dibahas terutama adalah serangga herbivora. Di dalam setiap fase pembelajaran mahasiswa terlibat aktif dalam kerja individu dan kelompok, menyampaikan pendapat serta melakukan analisis jurnal terkait. Penilaian meliputi test/ kuiz, tugas individu dan kelompok serta praktikum
Materi yang dibahas dalam MK Serangga Sebagai Penyebar Patogen Tumbuhan meliputi sejarah perkembangan dan ruang lingkup ilmu tentang arthropoda dan nematoda sebagai penyebar patogen tumbuhan; cara transmisi dan penyebaran patogen tumbuhan (jamur, bakteri, virus) dan toksin (plant toxemia) oleh arthropoda dan nematoda; faktor yang mempengaruhi transmisi arthropoda dan nematoda; epidemiologi dan pengelolaan patogen tumbuhan yang dipindahkan oleh arthropoda dan nematoda vektor.
Mata kuliah bertujuan untuk menjelaskan tentang pengertian dan konsep dasar epidemi dan epidemiologi penyakit tumbuhan, proses monosiklik dan polisiklik dalam epidemi penyakit tumbuhan, pemodelan, simulasi, dan prakiraan epidemi penyakit tumbuhan, serta pendugaan kehilangan hasil dan pengelolaan penyakit tumbuhan.
-
-
-
PRO 81218
-
-
-
-
-
Mata kuliah Hubungan Tanaman dengan Serangga mempelajari dasar-dasar pengetahuan tentang interaksi tanaman yang bertahan untuk tidak dikonsumsi serangga dengan serangga yang berusaha untuk bisa mengoptimalkan penggunaan tanaman sebagai sumber makanannya. Pengetahuan tersebut akan berguna dalam bidang pertanian, khususnya proteksi tanaman agar bisa mengendalikan serangan serangga hama. Berkaitan dengan proteksi tanaman, maka yang dibahas terutama adalah serangga herbivora. Di dalam setiap fase pembelajaran mahasiswa terlibat aktif dalam kerja individu dan kelompok, menyampaikan pendapat serta melakukan analisis jurnal terkait. Penilaian meliputi test/ kuiz, tugas individu dan kelompok serta praktikum
Materi yang dibahas dalam MK Serangga Sebagai Penyebar Patogen Tumbuhan meliputi sejarah perkembangan dan ruang lingkup ilmu tentang arthropoda dan nematoda sebagai penyebar patogen tumbuhan; cara transmisi dan penyebaran patogen tumbuhan (jamur, bakteri, virus) dan toksin (plant toxemia) oleh arthropoda dan nematoda; faktor yang mempengaruhi transmisi arthropoda dan nematoda; epidemiologi dan pengelolaan patogen tumbuhan yang dipindahkan oleh arthropoda dan nematoda vektor.
Mata kuliah bertujuan untuk menjelaskan tentang pengertian dan konsep dasar epidemi dan epidemiologi penyakit tumbuhan, proses monosiklik dan polisiklik dalam epidemi penyakit tumbuhan, pemodelan, simulasi, dan prakiraan epidemi penyakit tumbuhan, serta pendugaan kehilangan hasil dan pengelolaan penyakit tumbuhan.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Dokumentasi Kegiatan
Summer Course 2025
Summer Course 2025
Mini Simposium & Seminar Ilmiah 2025
Mini Simposium & Seminar Ilmiah 2025
ASIC 2024
ASIC 2024