Mini Simposium Tandai Pembukaan Summer Course Proteksi Tanaman 2025

Padang, Rabu, 19 November 2025
Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas, mengadakan Mini Simposium Proteksi Tanaman pada hari Rabu (19/11) di Gedung I. Acara ini menghadirkan empat pembicara dari Indonesia dan Vietnam dan dimoderatori oleh Muhammad Fadli, Ph.D.
Prof. Dr. Musliar Kasim membuka simposium dengan sesi mengenai System of Rice Intensification (SRI), menekankan efisiensi penggunaan air, peningkatan anakan, dan sistem perakaran yang kuat sebagai faktor kunci dalam meningkatkan produksi padi.Presentasi kedua oleh Prof. Dr. Benito Heru Purwanto menyoroti pentingnya kesehatan tanah sebagai fondasi perlindungan tanaman ramah lingkungan. Beliau membahas bagaimana manajemen nutrisi, aplikasi biochar, dan sistem irigasi AWD dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit.
Pembicara ketiga, Dr. Le Khac Hoang, membahas isu-isu global dalam proteksi tanaman, termasuk hama migran seperti wereng batang coklat, dampak perubahan iklim, dan ancaman penyakit tanaman baru.Pada sesi terakhir, Dr. Tran Thi Hoang Dong memaparkan materi tentang keanekaragaman artropoda, menggarisbawahi peran krusial musuh alami dalam pengendalian hayati di dalam ekosistem pertanian.
Acara ini dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian. Diskusi aktif berlangsung setelahnya, berfokus pada penerapan teknologi ramah lingkungan dan peluang untuk kolaborasi penelitian dalam proteksi tanaman. Mini simposium ini merupakan bagian dari upaya Departemen Proteksi Tanaman untuk memperkuat pendidikan, penelitian, dan kolaborasi internasional dalam mendukung pertanian berkelanjutan.


