Konsinyering Kurikulum dan RPS Berbasis OBE dan Persiapan Akreditasi ASIIN

Solok, 13 Oktober 2026 — Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas menyelenggarakan konsinyering RPS berbasis OBE dan persiapan akreditasi ASIIN pada 12–13 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Daima Moosa Glamping Park, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pembelajaran melalui penguatan kurikulum, penyempurnaan perangkat pembelajaran, dan pengembangan bahan ajar.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Departemen Proteksi Tanaman, Prof. Novri Nelly, disertai pemaparan perkembangan dokumen RPS berbasis OBE. Konsinyering ini melibatkan dosen dan tim pengampu mata kuliah untuk menelaah serta menyempurnakan perencanaan pembelajaran yang berorientasi pada capaian kompetensi mahasiswa.
Kegiatan ini menghadirkan Prof. Taufik dari IPB University sebagai narasumber dalam pembahasan persiapan akreditasi ASIIN dan telaah sinkronisasi kurikulum serta RPS berbasis OBE. Pendekatan OBE menempatkan capaian pembelajaran sebagai dasar dalam merancang materi, kegiatan pembelajaran, dan penilaian. Dengan demikian, penyusunan RPS menjadi bagian penting untuk memastikan keterkaitan antara kompetensi yang ditargetkan dan proses pembelajaran yang dilaksanakan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan presentasi RPS oleh tim pengampu mata kuliah dan telaah bersama narasumber. Sesi ini menjadi ruang diskusi untuk memperoleh masukan bagi penyempurnaan dokumen pembelajaran sekaligus menyamakan pemahaman antardosen mengenai penerapan OBE.
Selain sesi akademik, konsinyering juga diisi dengan kegiatan keakraban, game dan senam bersama. Kegiatan tersebut melengkapi suasana kerja kolaboratif sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan Departemen Proteksi Tanaman.
Melalui konsinyering ini, Departemen Proteksi Tanaman Universitas Andalas berharap dapat memperkuat kesiapan perangkat pembelajaran berbasis OBE, serta mendukung persiapan menuju akreditasi internasional ASIIN. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen departemen untuk meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.


